7 Cara Mengawinkan Ikan Cupang Agar Cepat Bertelur

3 min read

memelihara ikan cupang

Melakukan budidaya ikan cupang ternyata banyak dilakukan orang untuk mengisi waktu luangnya. Terutama bagi mereka yang memiliki hobi memelihara ikan cantik yang satu ini. Beberapa waktu lalu, fenomena ikan cupang juga bermunculan karena warnanya yang semakin menawan dan mempengaruhinya tingginya harga yang ditawarkan. Jika Anda berhasil melakukan bagaimana cara mengawinkan ikan cupang agar cepat bertelur, budidaya ini bisa sangat menyenangkan.

Meski terlihat sama, namun ikan cupang memiliki tiga golongan yaitu ikan cupang liar, ikan cupang aduan dan ikan cupang hias. Proses mengawinkan ikan cupang terbilang gampang-gampang sulit. Anda perlu memelihara ikan cupang jantan dan betina dan memastikan bahwa keduanya memiliki kondisi yang bagus.

Hal yang Harus Diperhatikan Agar Cara Mengawinkan Ikan Cupang Berhasil

Pertanyaan dasar bagi para pemula adalah bagaimana membedakan ikan cupang jantan dan betina? Perlu Anda ketahui bahwa ikan cupang jantan memiliki tubuh lebih langsing dan gerakan yang lebih agresif. Ikan cupang jantan juga memiliki sirip dan ekor yang lebih lebar dan panjang. Warna dari ikan cupang jantan akan lebih cerah dan terang. Di bagian tubuhnya tidak ada garis vertikal.

Berbeda halnya dengan ikan cupang betina. Ciri ikan cupang betina adalah bertubuh lebih gempal, padat dan tidak panjang. Gerakannya lebih lambat serta memiliki ekor dan sirip yang lebih kecil dan pendek. Pada tubuh ikan cupang betina akan terlihat titik putih atau bintik telur dan garis vertikal.

7 Cara Mengawinkan Ikan Cupang Agar Cepat Bertelur

7 Cara Mengawinkan Ikan Cupang

Setelah mengetahui ikan cupang jantan dan betina, saatnya mengamati bagaimana ikan cupang jantan sudah siap kawin. Tandanya adalah ia akan membangun sarang bergelembung.

Sementara tanda bahwa ikan cupang betina siap kawin adalah perut yang terlihat kembung dan sikap yang patuh pada ikan cupang jantan menandakan ia siap bertelur. Jika beberapa tanda sudah terlihat maka cara mengawinkan ikan cupang tidak akan sulit.

1. Lakukan Seleksi Ikan Cupang

Penyeleksian ikan cupang baik jantan atau betina perlu dilakukan. Sebaiknya pilih ikan cupang yang sudah berusia 6 bulan ke atas teetapi tidak lebih dari 14 bulan. Pada usia ini, cara mengawinkan ikan cupang agar cepat bertelur akan lebih mudah.

Ukuran dari keduanya juga harus sama atau hampir sama. Misalnya saja seperti warnanya yang cerah, sisik yang sempurna dan tidak ada cedera. Keduanya harus memiliki insang yang sempurna, tidak ada pembengkakan. Periksa kondisi genetik dari ikan cupang supaya tidak mudah sakit.

2. Siapkan Wadah yang Tepat

Cara mengawinkan ikan cupang agar cepat bertelur berikutnya adalah menyiapkan wadah yang tepat. Pastikan wadahnya cukup luas agar ikan cupang bisa lebih leluasa. Namun, hindari wadah yang terlalu lebar karena ikan cupang bisa gagal kawin dan tidak saling melihat.

Saat proses kawin, air yang berada di dalam wadah juga tidak perlu diganti. Siapkan wadah dengan air yang sudah diendapkan dengan kedalaman 10 sampai 15 cm. Suhu air yang ideal untuk melakukan pemijahan adalah 25 derajat celcius. 

3. Perhatikan Tempat Telur

Tidak hanya wadah untuk proses kawin ikan cupang, tetapi Anda juga perlu menyiapkan tempat telur yang bisa berupa ijuk, tali rafia, plastik, gabus atau bahwa tanaman air yang bisa mengapung. Fungsinya adalah agar ikan jantan bisa meletakkan gelembung tempat telur dan tidak mudah pecah.

Letak tempat telur adalah di atas air dalam posisi mengapung. Bisa juga Anda tempelkan di dinding wadah yang sejajar dengan air sehingga gelembung bisa mudah menempel.

4. Pengenalan Ikan Cupang Jantan dan Betina

Baik jantan atau betina, keduanya harus diperkenalkan satu sama lain. Fungsinya tentu supaya cara mengawinkan ikan cupang berhasil. Pengenalan ini bisa dilakukan dengan meletakkan ikan di sisi berlawanan wadah supaya mereka bisa terbiasa satu sama lain. Jika tidak terlihat agresivitas atau mencoba untuk menyerang, dua ikan cupang ini berarti cocok atau saling tertarik.

Amati perilakunya. Ikan cupang jantan yang tertarik kepada ikan cupang betina akan memamerkan siripnya. Sementara untuk ikan cupang betina, garis vertikal pada tubuh akan terlihat dan menundukkan kepala.

5. Melepas Sekat atau Pemisah

Proses pengenalan ikan cupang jantan dan betina memang dilakukan dalam wadah terpisah. Jika sudah terlihat tanda yang baik, cara mengawinkan ikan cupang berikutnya adalah dengan melepas pemisah. Campurkan dua ikan ini dalam satu wadah yang tepat seperti yang telah disebutkan.

Sebaiknya tetap awasi dengan seksama karena cupang jantan akan mengganggu cupang betina dengan gigitan di sirip atau mengejarnya. Jika cupang betina tidak terancam, Anda tidak perlu memisahnya

6. Proses Pengeluaran Telur

Ikan cupang betina dan jantan akan sama-sama berada di bawah sarang gelembung. Mereka akan saling mendekati untuk menekan telur keluar dari ovipositor cupang betina. Sementara yang dilakukan cupang jantan adalah berenang dan mengambil telur yang jatuh serta meletakkannya di sarah.

Proses ini akan dilakukan berulang oleh cupang jantan dan betina sampai telur benar-benar telah habis dikeluarkan. Jika prosesnya selesai maka cupang betina juga akan membawa telur ke sarang. Namun apabila cupang betina terlihat memakan telurnya, Anda bisa segera memindahkan cupang tersebut ke sisi lain.

7. Mengeluarkan Ikan Cupang

Berhasil tidaknya bagaimana cara mengawinkan ikan cupang bisa Anda lihat pada hari ketiga. Sebab tiga hari setelah proses kawin, Anda bisa melihat banyaknya anak ikan atau burayak yang berenang dari sarang gelembung.

Jika proses pemijahan berhasil, segera pindahkan indukan ikan cupang jantan dan betina ke wadah lain. Pemisahan induk ikan ini dilakukan sang induk tidak memakan burayaknya. Waktu yang diperlukan untuk mengawinkan ikan cupang adalah 2 hingga 12 jam. Kedua ikan ini akan menyelesaikan tarian kawin dan proses pemijahan. Anda bisa tahu kedua ikan ini cocok dan kawin saat keduanya berenang berdampingan dan melebarkan sirip indahnya.

Lalu apakah bisa mengawinkan ikan cupang yang berbeda jenis? Faktor yang menentukan keindahan ikan cupang adalah perkawinan silang. Jika Anda berhasil mengawinkan dua ikan cupang dengan jenis yang berbeda maka anak ikan tersebut bisa lebih indah dan unik. Sayangnya, mengawinkan ikan cupang berbeda jenis ini juga membutuhkan kesabaran karena tidak mudah.

Ikan cupang bisa menetaskan telur hingga 1000 telur. Namun, telur yang berhasil bertahan hidup biasanya antara 30 hingga 50 telur. Jika Anda ingin melakukan budidaya ikan cupang, satu ikan cupang jantan bisa dilakukan pemijahan sebanyak 8 kali dengan waktu 2 hingga 3 minggu. Dan untuk ikan cupang betina  hanya bisa dilakukan pemijahan 1 kali saja.

Budidaya ikan cupang tentu terdengar menyenangkan karena selain hobby, budidaya ini akan menambah pundi rupiah yang tidak sedikit. Jika permintaan pasar terhadap ikan cupang meningkat dan hasil budidaya Anda tergolong bagus, Anda akan menemukan harga yang fantastis. Perhatikan dengan baik faktor apa saja yang mendukung agar cara mengawinkan ikan cupang ini berhasil.